Flash Banner

INVESTASI CUMA RP 10.000,-

Jumat, 01 Agustus 2014

Cerita hewanku, bagaimana dengan ceritamu?









Hewan ternyata banyak sekali macamnya di dunia ini (saya baru menyadarinya, entah berapa juta macam), sebagian kecil yang paling kecil ternyata ada di rumah saya. Meskipun macamnya tidak banyak, namun dari satu jenis hewan bisa beberapa tipe yang menurut saya meenarik. Awalnya saya tidak menyadarinya, namun setelah saya sadari (setelah lama di rumah waktu, pada waktu liburan) hewan yang kami sekeluarga pelihara ternyata banyak macamnya. Dan hewan-hewan tersebut mempunyai keunikan masing-masingnya. Baru saya sadari juga bahwa ibu dan bapak saya suka dengan hewan peliharaan, meskipun mereka punya tujuan yang lain yaitu untuk dijual kemudian hari jika ada kebutuhan yang mendesak.

Namun dari semua hewan yang ada, tidak semua mempunyai tujuan untuk dijual melainkan berawal dari tidaksengajaan kemudian berlanjut menjadi hewan peliharaan. Oya, saya belum menyebutkan macam-macam hewan peliharaan yang ada di rumah saya, check this out:
ayam bangkok
Ayam, ibu dan bapak punya beberapa jenis ayam, apa sajakah? Ada ayam Bangkok, ayam yang biasa digunakan untuk aduan, informasi itu saya dapatkan dari ibu. Pantas saja ayam Bangkok terlihat garang ditambah dengan warnanya yang hitam, manusia seperti saya pun takut dibuatnya. Ada juga ayam kampung biasa, cirikhasnya jarang mempunyai bulu lebat sehingga dagingnya itu kelihatan. Hal tersebut termasuk kelebihan karena apa? Karena saat memasaknya tidak perlu waktu lama untuk mencabuti bulunya. ayam walik, ayam yang mempunyai bulu terbalik. Bisa ayam kate dan para anak masing-masingnya.
Bebek
Burung yang dipelihara keluargaku tepatnya oleh adik keduaku yaitu burung merpati atau banyak orang yang mengenalnya dengan burung dara. Jumlah yang aku tahu ada empat, 2 warna putih dan 2 warna biru kehitaman
Ikan, jumlahnya aku kurang ingat, namun bukan berarti ikan tersebut jumlahnya banyak. Ada ikan warna merah kecil, paling namanya ikan koi, ada kawanan ikan mujair, saya sebenarnya juga merasa aneh bagaimana ikan mujair bisa hidup diair tawar, biasanya kan hidup ditambak yang airnya asin, dan terakhir ada ikan yang sangat kecil yaitu ikan gatul, untuk apa masku memelihara ikan yang biasanya terlihat di sungai yang kegunaannya pun tidak jelas. Entahlah.
Kucing, ini bukan kucing mahal yang dibelu dengan uang. Ini hanya kucing kampung yang tidak sengaja ke rumah kemudian menetap disini, pada waktu itu ia kesininya dalam keadaan hamil dan sekarang anak-anaknya masih hidup dengan sehat, ibu kucing termasuk ibu yang baik. Ternyata ibu kucing ada 2 macam ‘baik’ dan ‘jahat’, kalo kucing yang ada dikeluargaku ini termasuk ibu yang baik karena senantiasa merawat anaknya (memandikannya dan menyusuinya), saya pernah menjumpai ibu kucing yang jahat, ketika anak-anaknya minta nyusu ibunya tidak bersedia dan sempat juga terjadi adegan kekerasan yaitu ibu kucing yang menendang-nendang anaknya dan akhirnya kucing tersebut meninggalkan anaknya tanpa bertanggung jawab. Sungguh kasihan, untuk tidak terjadi pada kucing keluargaku. Ibu kucing bernama seril, ketiga anak perempuannya saya beri nama krisan, dahlia dan melati.

Oya kami juga sempat punya kucing yang berkelana, maklum laki-laki. Dia datang dan pergi sesukanya, terakhir kai aku menjumpainya dalam keadaan mengenaskan, bukan karena dia semakin menua. Dia berjalan dengan pincang, badannya tidak ada luka namun ada tulangnya yang patah sehingga gerak tubuhnya terbatas, diberi makan juga sudah tidak selera, ia seperti menunggu ajalnya saja. 3 hari dirumah kemudian dia mati, ya semoga sekarang berada ditempat yang nyaman, dari pada lama-lama hidup dengan kesakitan. Selamat jalan kucingku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar